Pemupukan Sawit Yang Baru Ditanam

Pemupukan sawit yang baru ditanam – Saat ini ternyata sudah menjadi rahasia ini banyak sekali teknologi pemupukan kelapa sawit yang berkembang di Indonesia.

Indonesia adalah salah satu Negara terbesar di Asia yang menghasilkan kelapa sawit dan diekspor ke luar Negeri.

Kelapa sawit di Indonesia tumbuh sangat subur dan biasanya berada di daerah lintasan katulistiwa seperti berada di daerah Kalimantan, Sulawesi, Sumatera dan sekitarnya. Kelapa sawit memang cocok pada daerah tanah bergambut karena dapat menyerap air lebih banyak dan menyimpan pada akar kelapa sawit.

Cara pemupukan kelapa sawit sangatlah bermacam-macam dengan teknologi saat ini. Budidaya kelapa sawit sebenarnya hanya membutuhkan lahan yang cukup luas dan tentunya dilakukan pada lahan yang benar-benar kosong.

Kelapa sawit yang ditanam adalah kelapa sawit pilihan dengan bibit unggul dan biasanya beli dari beberapa pengepul bibit kelapa sawit, anda juga dapat menggunakan bibit kelapa sawit yang anda cangkok sendiri dan tentunya akan lebih hemat dan bibit tersebut unggul atau tidak tergantung dari tanaman kelapa sawit yang dilakukan pembibitan.

Disini saya akan memberikan beberapa hal mengenai  cara pemupukan kelapa sawit yang baru ditanam dengan teknologi yang baru dan tentunya akan memudahkan anda dalam proses perkembangbiakan kelapa sawit.

  1. Membersihkan piringan di sekeliling kelapa sawit.pemupukan sawit yang baru ditanam

Cara ini merupakan salah satu cara yang digunakan untuk membersihkan kelapa sawit sebelum dipupuk. Cara ini biasanya dilakukan setiap kelapa sawit yang baru ditanam akan diberikan pupuk.

Fungsi membersihkan ini digunakan untuk menyebarkan pupuk lebih detail serta pupuk dapat menyerap di tanah dengan baik. Membersihkan tanaman di sekeliling kelapa sawit juga akan membuat kelapa sawit menjadi lebih cepat tumbuh karena gulma atau beberapa tumbuhan pengerat dapat hilang dan akhirnya kelapa sawit dapat menyerap pupuk dengan baik.

  1. Proses penyebaran pupuk.
Baca Juga :  Manfaat Kelapa Sawit Untuk Industri

Proses penyebaran pupuk ini dilakukan dengan teliti supaya pupuk dapat tersebar dengan cepat dan tentunya pupuk dapat tersebar dengan baik. Hal ini karena memang penyebaran pupuk ini sangat bersifat primer dan tentunya hal ini merupakan salah satu fungsi utama perkembangan kelapa sawit.

Disini jarak antara kelapa sawit dengan tanah yang diberi pupuk kira-kira 15 cm untuk mengupayakan pupuk tidak meracuni tanaman. Disini pupuk yang digunakan adalah salah satu pupuk berteknologi tinggi yaitu POC NASA yang mana merupakan salah satu pupuk terbaik untuk proses pertumbuhan kelapa sawit.

Ada beberapa cara yang terbaik untuk  memberikan pupuk pada kelapa sawit supaya dapat tumbuh subur. Berikut beberapa cara tersebut.

  • Larutkan pupuk dalam air secukupnya dengan perbandingkan 2:1.
  • Siramkan ke sekeliling batang tanaman agar dapat merata dan diserap oleh pohon sawit.
  • Pemupukan dilakukan 2-4 bulan sekali supaya tanaman dapat tumbuh subur.
  • Pada musim kemarau pohon disiram air 2-4 kali (interval 1 minggu sekali) semenjak 1 minggu.
  • Setelah aplikasi POWERNUTRITION
  • Pupuk NPK dapat dikurangi 75%-90% untuk pertumbuhan yang lebih lanjut.

 

Itulah beberapa cara pemupukan kelapa sawit yang baru ditanam, semoga menjadi referensi anda dengan menggunakan  POC NASA anda dapat menjadikan kelapa sawit subur.

Permalink: http://pemupukankelapasawit.com/pemupukan-sawit-yang-baru-ditanamPemupukan kelapa sawit dilakukan dengan bertahap dan sesuai takaran supaya dapat mengupayakan pertumbuhan kelapa sawit yang unggul dan sesuai harapan. Kelapa sawit merupakan tumbuhan ekspor yang berkembang pesat di Indonesia dan ayo lakukan pemupukan dengan benar pada kelapa sawit supaya mendapatkan hasil yang benar-benar bagus.

Tags: cara pemupukan kelapa sawit yang baru ditanam cara pemupukan sawit yang baru ditanam pemupukan sawit yang baru ditanam pupuk sawit baru ditanam pupuk sawit yang baru ditanam pupuk untuk sawit baru ditanam pupuk untuk sawit yang baru ditanam

Leave a reply "Pemupukan Sawit Yang Baru Ditanam"