Klasifikasi Kelapa Sawit dan Morfologinya

Klasifikasi Kelapa Sawit serta morfologinya perlu diketahui dan dipahami oleh para petani sawit, agar mereka dapat memberikan perlakuan yang tepat dalam membudidayakan tanaman bernilai tinggi ini.

Untuk memahami klasifikasi kelapa sawit dan morfologinya , berikut penjelasan yang bisa kita pelajari.

Klasifikasi Kelapa Sawit

Kingdom:Plantae
Subkingdom:Tracheobionta
Super divisi:Spermathophyta
Divisi:Magnoliophyte
Kelas:Liliopsida
Sub kelas:Arecidae
Ordo:Arecales
Family:Arecales
Genus:Elaeis
Species:Elaeis guineensis Jacq

Morfologi Tanaman Kelapa Sawit

deskripsi perkebunan kelapa sawit,klasifikasi kelapa sawit,klasifikasi kelapa sawit lengkap,klasifikasi kelapa sawit menurut,klasifikasi kelapa sawit menurut para ahli,klasifikasi kelapa sawit pdf,klasifikasi kelapa sawit wikipedia,klasifikasi kingdom kelapa sawit,klasifikasi perkebunan kelapa sawit,klasifikasi tanaman kelapa sawit pdf,klasifikasi tandan kelapa sawit,tinjauan pustaka klasifikasi kelapa sawit

Daun

Susunan daun kelapa sawit berbentuk majemuk dan menyirip sehingga membentuk satu pelepah sepanjang 7-9 meter. Anak daun pada setiap pelepah daun kelapa sawit adalah sekitar 250-400 helai.

Setiap pohon kelapa sawit yang ditanam, umumnya memiliki pelepah daun sebanyak 40-50 helai daun. Tetapi apabila pohon kelapa sawit tersebut tumbuh liar, pelepah yang tumbuh bisa mencapai 60 helai.

Daun kelapa sawit berwarna kuning pucat ketika masih muda, sedangkan pada daun tua warnanya agak berwarna hijau tua dan terlihat lebih segar. Dalam setiap bulan, kelapa sawit tua bisa menumbuhkan 2-3 pelepah, sedangkan pada tanaman muda pelepahnya akan tumbuh sebanyah 4 -5 daun per bulan.

Banyaknya daun yang tumbuh sangat dipengaruhi oleh umur, genetik, lingkungan dan iklim pohon kelapa sawit.

Seberapa luas permukaan daun kelapa sawit akan sangat menentukan produktivitas tanaman. Hasil tanaman kelapa sawit akan semakin tinggi seiring dengan semakin lebarnya permukaan daunnya.

Karena semakin lebar daun, semakin lancar pula proses fotosintesis tanaman tersebut. Akan tetapi jumlah daun tanaman ini juga tidak boleh terlalu banyak karena akan meningktakan laju transpirasi. Yang artinya, fotosintesa pada pertumbuhan vegetative daun akan semakin boros.

Selain itu hasil tanaman juga justru akan menurun. Untuk mendapatkan hasil fotosistesis yang sempurna, luas daun kelapa sawit secara keseluruhan harus selebar 11 meter persegi.

Cara menghitung luas daun kelapa sawit dapat dilakukan dengan menggunakan rumus:

A = P x L x k

Keterangan:
= Luas daun kelapa sawit dalam cm persegi
= Panjang daun dalam cm
L = Lebar daun dalam cm
K= Konstanta

Baca Juga :  Manfaat Kelapa Sawit Untuk Industri

 

Batang

Tanaman kelapa sawit termasuk ke dalam golongan monokotil atau tanaman biji keping satu. Itulah mengapa batangnya tidak berkambium dan tidak bercabang kecuali pada kondisi tidak normal.

Batangnya tumbuh lurus dan terbungkus berlapis-lapis pelepah daun. Batang bagian bawah pada umumnya berukuran lebih besar dibandingkan bagian atas. Batang kelapa sawit umumnya tidak terlihat karena selalu terbungkus pelepah daun, bahkan hingga umurnya 3 tahun.

Kelapa sawit akan semakin tinggi setiap tahunnya sekitar 45 cm dan hal ini juga sangat dipengaruhi oleh umur tanaman, kondisi tanah, unsur hara, iklim dan juga genetik tanaman.

Ketinggian maksimum tanaman kelapa sawit dapat mencapai 15-18 meter. Namun pada kelapa sawit liar, tingginya dapat mencapai 30 meter.

 

Akar

Pada kelapa sawit yang baru saja tumbuh, atau juga dikenal sebagai kecambah, umumnya memiliki jenis akar tunggang. Akan tetapi, akar ini mati setelah 2 minggu setelah proses pre-nursery dan selanjutnya akan tumbuh akar serabut.

Jenis akar serabut ini akan memiliki sedikit cabang tebal dan akan membentuk anyaman yang rapat. Sebagian dari akar serabut tersebut akan terus tumbuh ke bawah dan sisanya tumbuh menyamping. Akar tanaman ini bisa tumbuh hingga 8 meter ke bawah apabila drainase dan aerasi di sekitarnya cukup baik.

Sedangkan akar yang tumbuh menyamping bisa mencapai panjang hingga 16 meter. Selain itu, genetik, umur tanaman, dan system pemeliharaan juga menjadi faktor yang paling menentukan.

Klasifikasi kelapa sawit, kondisi kesehatan dan produktifitasnya akan semakin tinggi dan stabil dengan pemupukan kelapa sawit Teknologi PIKAT NASA lho, jika mau order silahkan kunjungi halaman utama dari website kami ya Gaes di PemupukanKelapaSawit.com

Tags: deskripsi perkebunan kelapa sawit klasifikasi kelapa sawit klasifikasi kelapa sawit lengkap klasifikasi kelapa sawit menurut klasifikasi kelapa sawit menurut para ahli klasifikasi kelapa sawit pdf klasifikasi kelapa sawit wikipedia klasifikasi kingdom kelapa sawit klasifikasi perkebunan kelapa sawit klasifikasi tanaman kelapa sawit pdf klasifikasi tandan kelapa sawit tinjauan pustaka klasifikasi kelapa sawit

Leave a reply "Klasifikasi Kelapa Sawit dan Morfologinya"